BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejak Mei 2022, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kembali mendapatkan tambahan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan dokter spesialis anestesi yaitu dr. Ade Ariantara Arsyaf, yang bertugas di Ruang Bedah dan (ICU) Intensive Care Unit.
Dengan tambahan tenaga medis ini, maka UPF Bedah dan ICU RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas memiliki dua orang Dokter Spesialis Anestesi bersama dr. Asna Nasiqah yang sudah lama bertugas di rumah sakit.
dr. Ade Ariantara Arsyaf merupakan dokter spesialis anestesi dan reanimasi, alumni dari Universitas Airlangga Surabaya dan sudah berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi sejak tanggal 30 Juni 2016.
Kepala Bidang Pelayanan Medik, dr. Jum’atil Fajar, mengatakan dengan bertambahnya SDM dokter spesialis Anestesi ini, pelayanan (ICU) Intensive Care Unit di RSUD Kapuas akan semakin efektif.
Karena, RSUD Kapuas yang sebelumnya hanya memiliki satu orang dokter spesialis anestesi, membutuhkan dokter spesialis anestesi tambahan untuk menunjang layanan kesehatan apabila ada tindakan operatif.
“Semoga dengan tambahan SDM spesialis anestesi membuat RSUD Kapuas semakin maju dan apabila ada pasien dengan keperluan tindakan operasi darurat dapat langsung dilaksanakan tanpa harus merujuk ke rumah sakit ke Banjamasin ataupun Palangka Raya,” katanya, Selasa 14 Juni 2022.
--page
Ruang ICU atau adalah ruangan khusus yang disediakan rumah sakit untuk merawat pasien dengan keadaan yang membutuhkan pengawasan ketat. Untuk membantu memulihkan kondisi pasien, ruang ICU dilengkapi dengan peralatan medis khusus.
Selama berada di dalam ruang ICU, pasien akan dipantau selama 24 jam oleh dokter spesialis anestesi, dokter jaga, dan perawat yang sudah kompeten. Untuk memantau kondisi pasien secara lebih detail, pasien akan terhubung dengan berbagai peralatan medis melalui selang atau kabel. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








