BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini, polisi belum bisa melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran gudang kelontongan yang berada di Jalan Kopi Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Itu karena api terlihat masih menyala di beberapa tempat atau bekas barang-barang yang terbakar meskipun kebakarannya terjadi pada Minggu, 12 Juni 2022 pukul 15.00 WIB.
"Kami belum bisa masuk ke lokasi kebakaran, karena masih menunggu api benar-benar padam agar tidak membahayakan keselamatan anggota," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Selasa, 14 Juni 2022.
Saat ini, pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi tersebut. Rencananya, pihaknya akan mendatangkan puslabfor untuk mengidentifikasi dan mencari tahu dari mana awal mula api muncul.
"Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran, sebelum ada penyelidikan mendalam terkait hal tersebut," kata Sarpani.
--page
Selain itu, pihaknya juga mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi gedung sebagai bahan untuk mencari tahu asal mula kemunculan api di gudang tersebut.
Gudang yang terbakar tersebut sempat menjadi perhatian warga Sampit karena menimbulkan kepulan asap yang sangat besar, hingga terlihat dari berbagai sudut dalam kota.
Api juga susah dijinakkan, karena barang yang terbakar tidak hanya berbahan dasar plastik, namun juga karet dan lainnya. Hal itulah yang membuat api kembali menyala hingga saat ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









