PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng, Natalia mengingatkan kepada masuarakat luas terutama di provinsi ini supaya dapat selalu waspada terhadap tindak kejahatan informasi teknologi oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Ia menerangkan, ditengah kemajuan teknologi informasi saat ini kejahatan dalam mencuri atau merentas data informasi bisa menimpa siapa saja. Terlebih bagi  pelaku yang memiliki kemampuan bagus tentang teknik teknologi informasi. Dan tidak hanya identitas diri, data perbangkan nasabah saja bisa direntas dengan mudah.

"Saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap hal ini. Teknologi saat ini sudah canggih, terlebih yang memahami IT. Jika pengetahuan itu digunakan untuk kejahatan, maka mereka bisa merentas data informasi kita. Contohnya data keuangan dan perbangkan nasabah bank. Oleh itu kita harus benar-benar melek teknologi," ujarnya, Rabu, 15 Juni 2022.

Dia mengatakan, memahami teknologi yang dimaksud, bukan sekedar untuk menikmati kemudahan teknologi guna membantu aktifitas sehari-hari, akan tetapi juga masyarakat diharapkan dapat mengetahui dampak negatif serta cara meminimalisir tindak kejahatan yang bisa terjadi kapan saja.

"Kemajuan teknologi memang membantu, tapi ada juga dampak negatifnya. Aksi kejahatan terus berkembang, seperti penipuan berbasis teknonogi informasi. Kejahatan ini tentu akan mengincar masyarakat awam yang baru memahami teknologi. Bahkan terkadang orang paham informasi teknologi saja bisa tertipu, namun dampaknya tidak akan parah," tuturnya.

--page

Diingatkannya juga, masyarakat jangan sampai memberikan informasi digital baik itu data diri, keuangan dan lain sebagainya kepada orang yang tidak dikenal. Pasalnya, hal itu tentu akan menimbulkan dampak negatif dikemudian hari. Bisa saja identitas diri tersebut dipergunakan untuk tindak kejahatan dan lain-lain.

"Apabila ada orang yang tidak dikenal, kemudian meminta informasi kita, harus di konfirmasi terlebih dahulu. Cari informasi kebenarannya. Terlebih informasi terkait perbankan seperti Pin ATM, KTP, poto dan lainzlain. Jika itu terjadi, sebaiknya datang langsung ke Bank terkait dan konfirmasi kebenaran dari apa yang didapat tersebut," imbuhnya. (DONNY D/B-5)