PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Republik Indonesia Saat ini melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lagi gencar-gencarnya sosialisasi migrasi TV analog ke TV Digital.

Pemerintah akan mematikan siaran analog atau Analog Switch Off (ASO) untuk dapat disiarkan diseluruh wilayah Indonesia. Termasuk Pulang Pisau. 

Penghentian total siaran analog dan digital penuh tahap pertama dimulai dari 3 wilayah siaran yang terdiri atas 6 kabupaten dan 2 kota pada 30 April 2022 lalu.

"Kemaren kita telah melaksanakan ASO Tahap pertama akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2022 mendatang," kata Kepala Diskominfo Kabupaten Pulpis Moh Insyafi, Rabu (15/06/2022). 

Ia menjelaskan Untuk Provinsi Kalimantan Tengah, tahap pertama ada dua wilayah yang masuk ASO yaitu Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis). Sedangkan tahap kedua nanti Kabupaten Katingan dan Kotawaringin Timur.

--page

"Terrkait migrasi dari TV analog ke TV digital di Pulpis masih belum dapat dilaksanakan, karena sampai saat ini pemancar di Pulpis masih belum operasional," ucap Insyafi yang jug menjabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pulpis itu. 

Ia menjelaskan rencananya ada beberapa stasiun TV yang ingin mengoperasional pemancar di wilayah Pulpis diantarannya di antaranya TRANS TV, SCTV dan Indosiar.

Beberapa stasiun TV tersebut sementara waktu akan menggunakan fasilias tower radio swasta di Pulpis sebagai pemancar.

"Namun sampai saat ini belum ada komunikasi lebih lanjut terutama terutama terkait rencana sewa tower pemancar radio H2FM," tamvahnya. 

Sementara terkait data keluarga miskin, Insyafi membeberkan, kalau pihaknya sudah menerima surat dari Sekretaris Daerah Kalteng untuk mengirim data keluarga miskin penerima Set Top Box (STB), dan hal tersebut telah penuhi dengan mengirim data rumah tangga miskin sebanyak 1.937 keluarga khususnya Kecamatan Kahayan Hilir saja.

--page

“Kenapa data kami kirim hanya Kecamatan Kahayan Hilir saja? Karna kami melihat kemampuan pemancar tidak mampu sampai ke kecamatan lainnya. Dan data tersebut diinput berkerjasama dengan Dinas Sosial Pulpis," tutupnya. (ang)