TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Kabupaten Barito Timur, Mishael mengimbau warga Desa Kalinapu bisa merawat rumput gelagah atau kumpai yang sudah di tanam secara berkala di perairan umum desa tersebut, sehingga tidak tumbuh berlebihan.

"Karena meski berfungsi sebagai tempat berkembang biak dan berlindung bagi ikan, rumput gelagah yang tumbuh tidak terkendali juga bisa membawa dampak negatif," jelasnya, Rabu, 15 Juni 2022.

Mishael melanjutkan, rumput gelagah yang tumbuh berlebihan akan mempercepat pendangkalan perairan, sehingga dapat mengakibatkan penurunan hasil perikanan. Ikan-ikan tidak berkembang dengan baik bahkan mati akibat rendahnya kadar oksigen di perairan.

"Apabila permukaan air terlalu banyak tertutup rumput, maka akan menghambat proses fotosintesis di dalam air sehingga pada malam hari akan menurunkan kadar oksigen perairan," terangnya.

Selain itu, rumput yang tumbuh terlalu padat juga dapat menghambat transportasi melalui perairan yang selama ini menjadi jalur transportasi utama bagi warga Desa Kalinapu di Kecamatan Paju Epat.

--page

Pada tahap pertama Juni 2022 ini, Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur telah menanam 200 ikat rumput gelagah, selanjutnya pada tahap berikutnya juga ditanam dengan jumlah yang sama.

Penanaman rumput gelagah tersebut bertujuan untuk menjaga atau melestarikan habitat asli ikan di perairan Desa Kalinapu. (BOLE MALO/B-7)