PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah, Darliansjah menegaskan Shrimp Estate Kalteng sebagai budidaya udang berskala besar.

Darliansjah menjelaskan skala besar tersebut artinya semuanya proses dari hulu sampai ke hilir berada di satu kawasan khusus.

“Shrimp Estate juga merupakan model pengembangan kawasan budidaya terintegrasi,” sebut Darliansjah seperti dikutip dari MMC Kalteng.

Ia menyampaikan proses produksi didukung oleh teknologi agar hasil panen lebih optimal, mencegah penyakit, serta lebih ramah lingkungan.

Komitmen dan kesiapan pelaksanaan program tambak Udang Vaname di Kabupaten Sukamara terlihat dari dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng serta Pemerintah Kabupaten.

Pemerintah daerah menyediakan lahan Clean and Clear (CnC) seluas 40,17 hektar, kemudian peningkatan kualitas jalan Sukamara – Lunci – Jelai sepanjang 13,25 km menjadi beraspal.

--page

Kemudian dilakukan penambahan jaringan dan daya listrik sebesar 1,1 MV, ketersediaan air bersih, dukungan regulasi daerah, pengembangan dan rehabilitasi pelabuhan Sukamara dan Jelai.

 Terakhir ada ketersediaan SDM/pembudidaya, serta dukungan perusahaan daerah, kelompok pembudidaya ikan dan pemangku kepentingan terkait. (HERMAWAN DP/B-11)