PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul menilai Petunjuk Teknis Integritas (PTI) Global Fund (GF) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), Tuberkulosis dan Malaria penting.

Terutama untuk menjelaskan apa saja kegiatan prioritas yang perlu direncanakan dan dianggarkan untuk setiap komponen baik AIDS, Tuberkulosis, maupun Malaria pada masing-masing kabupaten/kota sesuai level endemisitasnya.

“PTI ATM juga menjelaskan arahan Kemendagri tentang bagaimana integrasi ATM dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah lima tahunan yaitu RPJMD dan Renstra,” sebut Suyuti seperti dikutip dari MMC Kalteng.

Arahan tersebut mengatur hal apa saja yang perlu dituliskan pada setiap Bab serta tabel-tabel penting yang perlu diisi sesuai petunjuk pada Permendagri 86 Tahun 2017.

Bab tersebut akan diawali dengan penjelasan keterkaitan indikator dari RPJMN dan Renstra Kemenkes dengan RPJMD dan Renstra Dinkes.

PTI ATM juga menjelaskan arahan Kemendagri tentang bagaimana integrasi ATM dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah tahunan yaitu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

--page

Kemudian untuk Rencana Kerja (Renja) dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. (HERMAWAN DP/B-11)