BORNEONEWS, Sukamara - Pemkab harapkan jumlah kuota haji untuk Kabupaten Sukamara bisa bertambah, mengingat waiting list atau daftar tunggu haji di Bumi Gawi Barinjam bisa mencapai 100 tahun.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan bahwa tahun ini jumlah calon haji yang berangkat melaksanakan ibadah ke tanah suci mekah hanya 8 orang. Jumlah ini sedikit jika dibanding dengan jumlah tahun sebelumnya.
"Kalau jumlahnya hanya 8 orang atau 20 orang dengan jumlah waiting list 993 orang tentunya ini bisa mencapai 100 tahun, jadi saya minta kepada Kemenag untuk memperjuangkan ini," kata Windu Subagio dalam sambutannya saat melepas CJH di halaman masjid agung Sukamara, Kamis, 16 Juni 2022.
Dia berharap jumlah kuota yang diterima Kabupaten Sukamara untuk kedepannya bisa mencapai 50 orang, sehingga daftar tunggu haji tidak mencapai 100 tahun.
"Jadi dari Sukamara juga akan berupaya untuk memperjuangkannya, tapi di sisi lain kita memaklumi memang kuota seperti itu diseluruh Indonesia, rata-rata juga belasan tahun, cuman untuk Sukamara ini bisa sampai 100 tahun kalau kotanya hanya 8 orang," ungkapnya.
--page
"Mudah-mudahan ada perubahan, sehingga kuotanya bisa meningkat untuk Kabupaten Sukamara," harapnya.
Dalam pelepasan jamaah haji, Bupati Sukamara mengingatkan agar dalam pelaksanaan ibadah haji harus dilakukan dengan sepenuh hati, serta menjalankan semua proses ibadah, sehingga tujuan ibadah haji dapat dilaksanakan sesuai tuntunan.
"Saya mengingatkan untuk melaksanakan ibadah dengan ke iklasan dan sepenuh hati, berpasrah dan berserah diri bahwa semua hanya semata-mata karena Allah, semoga mendapat haji yang mabrur," doanya. (NORHASANAH/B-11)









