BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mendorong pemerintah agar dapat memberikan bantuan ekskavator untuk petani yang ada khususnya para peladang di desa.
Dia mengatakan mengenai bantuan ekskavator ini juga merupakan salah satu usulan masyarakat khususnya petani yang disampaikan ketika ia melaksanakan reses perseorangan di Kabupaten Katingan beberapa waktu lalu.
"Petani ladang disana mengusulkan ekskavator agar dapat lebih efektif mengelola lahan pertanian mereka tanpa membakar, jadi ini perlu diperhatikan oleh pemerintah," ujarnya, Kamis, 16 Juni 2022.
Dia menjelaskan pada dasarnya usulan masyarakat mengenai hal itu memang sudah seharusnya mendapat perhatian, sebab masyarakat menginginkan solusi dari pemerintah agar membuka lahan untuk berladang tanpa membakar.
"Saya juga sudah menyampaikan kepada masyarakat disana alternatif yang lebih aman mengelola lahan pertanian tanpa membakar. Saya pikir usulan para petani ini sangat wajar," tuturnya.
Selain itu, bantuan ekskavator ini juga patut direalisasi guna untuk mendukung para petani untuk menerapkan atau beralih dari cara bertani tradisional menjadi modern, sehingga akan memberikan dampak positif pada berbagai hal seperti tidak lagi membakar lahan, dan hasil produksi pertanian bisa lebih baik lagi.
--page
"Cara bertani masyarakat terutama di desa-desa itu dari dulu memang ketika membuka lahan caranya dibakar. Sekarangkan itu dibatasi agar tidak terjadi karhutla, nah disinilah masalahnya, jadi perlu ada solusi salah satunya dengan merealisasi bantuan ekskavator ini," ucapnya.
Dia merasa khawatir ketika berbagai pembatasan diterapkan membuat para petani ini tidak bisa lagi berladang dan bisa memicu kerawanan pangan atau tidak adanya produksi salah satunya padi yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk bertahan hidup.
"Ketika masyarakat tidak berladang, maka tidak ada padi yang bisa diproduksi menjadi beras. Artinya, ini dapat memberikan dampak negatif terhadap kehidupan seperti kelaparan. Inilah yang kita khawatirkan," jelasnya.
DIa berharap mengenai hal itu harus ada solusi dari pemerintah melalui instansi terkait agar hal-hal yang tidak diinginkan kedepan tak terjadi. Dan ketahanan pangan di Kalteng juga dapat semakin kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum. (DONNY D/B-6)









