BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim SAR Kota Palangka Raya terus melakukan pencarian korban diduga tenggelam di DAS Kahayan. Pencarian memasuki hari keempat ini, belum juga berhasil menemukan korban.
"Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam 12 Juni 2022," kata Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palangka Raya, Malik, Kamis, 16 Juni 2022.
Menurut keterangan saksi, kata Malik, ia saat itu sedang mancing melihat sesuatu yang larut terbawa arus. Menurut saksi, lanjut Malik, sesuatu yang hanya terlihat mulai bagian dagu hingga kepala manusia seperti minta bantuan.
"Saat itu pemancing berupaya menolong dengan melemparkan teng atau jeriken namun tidak berhasil digapainya," kata Malik.
Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat laporan masyarakat yang kehilangan keluarga. Kendati demikian, pencarian tetap dilakukan.
--page
Untuk pencarian, ada tiga titik lokasi. Penyisiran dilakukan dengan radius 2 kilometer. Tim SAR yang terlibat dalam pencarian yakni Basarnas Palangka Raya, BPBD Kota Palangka Raya maupun Provinsi, Emergency Response Palangka Raya (ERP), UPR, Lazizmu, relawan serta masyarakat setempat.
Posko Tim SAR bertempat di Dermaga Sandar Pesawat MAF (pesawat Capung) Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)









