PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan penanganan Covid-19 di Indonesia khususnya di wilayah setempat saat ini dalam kondisi terkendali.

Namun masyarakat diimbau untuk tetap waspada dikarenakan muncul varian baru. Puncak gelombang subvarian omicron BA.4 dan BA.5 diprediksi tercapai satu bulan setelah penemuan kasus pertama, yakni pada minggu kedua hingga ketiga Juli 2022.

"Penanganan Covid-19 sudah jauh lebih baik dari tahun lalu dan sudah terkendali. Namun masyarakat jangan lengah, tetap menjaga protokol kesehatan 5M," katanya, Jumat 17 Juni 2022.

Upaya vaksinasi booster terus didorong untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh masyarakat. Untuk itu, tetap waspada dan disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan yang padat kerumunan maupun saat di dalam ruangan.

"Kita tetap gencarkan vaksinasi, karena vaksinasi akan membantu masyarakat untuk terhindar dari bahaya virus Covid-19 dan tingkat imun yang baik dapat menghalau terjadinya lonjakan kasus," ujarnya.

--page

Fairid juga memastikan pemerintah daerah melalui tim Satgas Covid-19 melakukan penguatan testing, tracing dan treatment (3T) untuk meminimalisir penyebaran virus subvarian omicron tersebut.

"3T secara masif dan acak dalam periode tertentu tetap perlu dilakukan di berbagai tempat fasilitas publik. Tindakan seperti ini sama dengan kebijakan yang diterapkan sebelumnya sampai bisa terkendali," pungkasnya. (HENDRI/B-6)