SAMPIT –
 

BORNEONEWS, Sampit - Leger T Kunum terpilih sebagai Damang Tualan Hulu periode 2022-2028 melalui pemilihan secara puting. 

Andrea Irawan Ketua KOK Tualan Hulu, mengatakan Leger T Kunum terpilih melalui pemilihan dari 3 calon yang saat itu maju.

Selaim Leger yang maju saat itu yakni Samsudin Ekeng dan Hedie U Gaman. Di mana Leger mendapatkan 28 suara sementara kedua calon lainnya mendapatkan masing-masing 4 suara.

"Pak Leger merupakan putra daerah asal Desa Sebungsu, Kecamatan Tualan Hulu, yang sebelumnua Plt Damang Tualan Hulu," tegas Andre yang juga staf Desa Luwuk Sampun tersebut, Jumat, 17 Juni 2022.

Setelah terpilih ini Leger sudah punya program kerja diantaranya melakukan Konsolidasi Internal dan Rekonsiliasi kepada semua elemen dan Komunitas Masyarakat Adat di wilayah Kedamangan Kecamatan Tualan Hulu

--page

Melakukan Peningkatan Kapasitas (Pelatihan / seminar/studi banding) untuk Let Mantir Adat Desa/Kelurahan se Kecamatan Tualan Hulu

 Melakukan Edukasi dan advokasi kepada setiap elemen dan Komunitas Masyarakat di wilayah Kedamangan Kecamatan Tualan Hulu tentang Nilai –nilai Adat dan Budaya Dayak                

Menggali dan menginventarisir serta melestarikan nilai – nilai adat Dayak di Kedamangan Kecamatan Tualan Hulu  melalui pembentukan Sanggar Seni Budaya Dayak di Kecamatan Tualan Hulu

Meenjaga dan menegakan hukum adat Dayak serta nilai – nilai Adat Dayak di wilayah Kedamangan Kecamatan Tualan Hulu sebagai salah satu perwujudan membangun karakter “Belum Bahadat”

Melakukan pendokumentasian, pengarsipan  dan promosi terhadap nilai – nilai adat dan budaya dayak di wilayah Kedamangan Kecamatan Tualan Hulu sehingga Kedamangan Kecamatan Tualan Hulu dapat menjadi salah satu rujukan destisaty wisata dan literasi  Budaya Dayak di Kabupaten Kotim khususnya dan Kalimantan Tengah / Nasional umumnyaM

endorong Pemerintah Daerah dan Swasta untuk bersama- sama memprogramkan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Rencana Kerjanya guna peningkatan kapasitas bagi sesorang/kelompok seni budaya dayak yang berpotensi namun tidak berkembang karena terkendala  terbatasnya fasilitas sarana dan prasarana, serta jaringan yang dimiliki

Membangun komunikasi dan sinergisistas dengan Lembaga-lembaga Adat Dayak lainya dan Tokoh / Pemerhati Adat Budaya Dayak yang ada di wilyah Kabupaten Kotawaringin Timur Khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya

Membangun kebun adat sebagai penunjang operasioanal lembaga adat dan untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan para pemangku adat dan para mantir adat.

Memperjuangkan insentif untuk kesejahteraan para mantir yang digali dari potensi daerah serta

Melengkapi sarana dan prasarana kantor kelembagaan adat agar bisa menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. (NACO/B-6)