BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya memasang target 99,3 persen masyarakat setempat tuntas melakukan perekaman KTP Elektronik sepanjang tahun ini.
"Target kita tahun ini paling tidak bisa mencapai 99,3 persen dan harapannya bisa melebihi target itu," kata Plt Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya, H Edie, Sabtu 18 Juni 2022.
Data agregat menunjukan ada 3.728 warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman. Jumlah ini setara dengan 2 persen dari total penduduk yang wajib telah memiliki KTP.
"Warga yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik ini berdomisili di wilayah pinggiran atau jauh dari pusat kota. Kendala yang dihadapi karena jarak dan biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perekaman," ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan ini Dukcapil akan mengoptimalkan layanan jemput bola atau layanan yang langsung ke lokasi permukiman warga agar lebih mudah melakukan perekaman.
--page
"Selama 6 bulan ini kami akan gencarkan layanan jemput bola termasuk di sekolah. Karena hanya tinggal 3.728 warga saja yang belum perekaman, sementara 98 persen sudah tuntas," tutupnya. (HENDRI)









