Diduga terseret arus sungai, dua orang anak pencari durian yakni  Rivaldo (16) dan Viktor pelajar SMP kelas III desa kandui, Kecamatan Gunung Timang tenggelam di sungai Lampeong, kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara.

Kedua pelajar tersebut terseret anak sungai Barito  saat mencari buah durian di desa Lampeong Kecamatan Gunung Purei, Minggu (3/1). Mereka diketahui mencari durian saat liburan sekolah dan keduanya merupakan anak gembala.

Pada saat itu, kedua korban bersama kedua teman lainnya, kedua teman korban diketahui bernama Kiki dan adiknya, sedang mencari buah durian. Namun pada saat air pasang dan ingin menyebrang sungai, karena letak pohon durian berada di seberang sungai, mereka terseret arus.

Herman yang merupakan warga Lampeong, mengatakan, keempat anak tersebut berencana ingin mencari durian dengan menyeberang mengggunakan batang kayu. Setelah mendapatkan durian, keempat anak tersebut kembali menyeberangi sungai dengan dua batang kayu. Kiki beserta adiknya menyeberang dengan sebuah batang kayu, sedangkan Viktor beserta Rivaldo menggunakan batang kayu lain. Pada saat Kiki dan adiknya sampai kesebrang, kedua temannya tersebut tidak terlihat lagi. Lama di tunggu hingga pulang, kedua anak tersebut tidak kunjung datang. Kiki dan adiknya segera melaporkan kepada orang tua korban yang diketahui bernama Andi dan Ery. Pada Rabu (6/1) ditemukan jasad Rivaldo, namun jasad Viktor sampai saat ini belum ditemukan. Menurut rencana, jasad Rivaldo akan dibawa ke tempat kelahirannya di Menado.

Sementara itu, Kapolsek Lampeong, Iptu Supratman membenarkan kejadian itu. Menurutnya, korban Viktor masih dalam tahap pencarian. “Ya korban pertama Rivaldo Semuruk sudah ditemukan. Dia berasal dari desa Majangkan.  Sedang korban Viktor masih tahap pencarian,” kata Kapolsek., Kamis (7/1) saat dihubungi melalui via seluler. (DN/*)