BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin mengajak masyarakat menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS sebagai budaya.
"Jika PHBS jadi budaya maka, keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat," katanya, Sabtu 18 Juni 2022.
Perilaku hidup bersih dan sehat pada dasarnya merupakan sebuah upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagi informasi.
"Kalau sudah jadi budaya tentu manfaat PHBS yang paling utama akan tercapai. Yakni terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran," ungkapnya.
Dengan menjalankan PHBS, masyarakat bisa mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan. Selain itu, dengan menerapkan PHBS masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup.
"Implementasinya harus berawal dari kelompok mayarakat terkecil yaitu keluarga sampai pada masyarakat secara menyeluruh. Pada posisi ini peran pemerintah adalah mensosialisasikan dan memfasilitasinya," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









