BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Bryan Iskandar mendorong agar pembangunan balai tenaga kerja terpusat di Kalteng yang direncanakan oleh pemerintah pusat segera direalisasi.
Dia menyebut, akan ada banyak dampak positif yang didapatkan jika balai tenaga kerja terpusat di Kalteng dibangun, salah satunya yakni penyaluran dana bantuan bergulir tiap tahun dari pusat bisa di kelola untuk pelatihan atau pengembangan tenaga kerja di daerah secara berkelanjutan.
"Kalau hanya mengharapkan dana APBD untuk peningkatan tenaga kerja akan lambat, karena APBD Provinsi terbatas. Daerah juga butuh dukungan dana dari APBN, untuk meningkatakn kualitas tenaga kerja di Kalteng," ucapnya, Sabtu, 18 Juni 2022.
Politisi Partai Nasdem ini menjelaskan, seperti halnya kegiatan food estate yang ada di Kalteng ini juga membutuhkan banyak tenaga kerja terampil, sehingga peranan balai tenaga kerja terpusat sangat di perlukan.
"Balai tenaga kerja saat ini hanya ada di wilayah Barito, sehingga tidak maksimal dalam peningkatan dan pelatihan tenaga kerja di Kalteng. Jadi jika balai tenaga kerja terpusat ini bisa segera dibangun diharapkan peningkatan dan pelatihan tenaga kerja kita bisa maksimal," tuturnya.
--page
Selain itu, ia meyakini dengan adanya balai tenaga kerja terpusat tersebut maka kedepan mampu menjawab tantangan akan kebutuhan tenaga kerja lokal yang terampil dan berdaya saing, sehingga tidak lagi mengandalkan tenaga kerja dari luar daerah.
"Balai pelatihan tenaga kerja terpusat ini sangat kita butuhkan di Kalteng. Untuk menjawab kebutuhan dan tantangan dunia kerja yang membutuhkan tenaga kerja yang terampil yakni memiliki skill dan berdaya saing tinggi baik ditingkat lokal maupun nasional," tukasnya. (DONNY D/B-5)









