KOLO Toure meminta Liverpool, yang te­ngah dihantam ba­dai cedera, menun­juk­kan semangat juang je­lang laga Piala FA melawan Exe­ter City, Sabtu (9/1/2016) di­ni hari.

Laga itu akan digelar di St Ja­mes Park, markas Exeter, yang kebetulan bernama sama dengan kandang New­castle United.

Menjelang laga itu, the Reds harus kehilangan be­berapa bek tengah, dan Toure pun kini jadi sa­tu-satunya defender yang bisa ber­main untuk manajer Jur­gen Klopp.

“Kami punya tim yang ma­sih muda dan perlu be­lajar dari masa lalu. Ki­ni, tiap penampilan akan menjadi tantangan ter­sen­diri dan Anda harus mem­berikan 100%. Inilah yang terjadi di perjalanan ka­rier saya. Tidak pernah ada waktu bersantai. Jika ka­mi berpikir akan meng­ha­dapi laga mudah, kami akan mengalami kesulit­an,” jelas Toure.

“Kami membutuhkan se­mangat juang di setiap per­tandingan (termasuk melawan Exeter). Jika An­da ki­ra akan menang deng­an mudah, Anda tidak akan punya kesempatan sa­ma sekali karena liga ini amat sulit, semua orang bisa menang.”

“Kami kalah di tangan West Ham United karena kami kurang menunjukkan komitmen. Namun, di Stoke City, kami menunjuk­kan spirit yang luar biasa,” ung­kapnya.

Meski mengalami krisis bek, Liverpool masih difa­vo­ritkan memenangi laga me­lawan Exeter City.

Hal itu tidak lepas dari sta­­tus Exeter yang ha­nya ber­main di Football Lea­gue Two atau liga tingkat ke-4 dalam sistem sepak bola Inggris dan merupakan di­visi ketiga (terakhir) dari The Football League.
Sebagai klub League Two, kom­petisi di bawah Football Lea­gue, Exeter menapaki per­­jalanan di Piala FA mulai pu­­taran pertama.

Dan, hasil undian putaran ke­tiga yang mempertemukan me­reka dengan Liverpool me­nimbulkan euforia di ka­was­­an Exeter. Pertanding­an Exe­ter vs Liverpool menja­di laga wa­jib tonton bagi pen­duduk ko­ta bersejarah ter­sebut.

Pertemuan pada Sabtu nan­­ti bakal jadi yang kedua da­­­lam empat tahun terakhir. Se­belumnya, Exeter sempat men­­jamu Liverpool di Piala Li­ga 2011 dan tumbang 3-0. (Bola.net/B-3)