MESKI peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kotawaringin Timur ke-63 dihadiri langsung oleh Penjabat Gubernur Kalimantan, Hadi Prabowo beserta unsur FKPD, dan perwakilan pejabat dari kabupaten tetangga, namun acaranya sangat sederhana.

Tidak seperti biasanya, menjelang HUT Kotim dan setelahnya digelar berbagai acara yang bisa mengangkat potensi daerah. Seperti pada 2015, yakni pemecahan rekor MURI makan ikan Jelawat dan Rekor Muri makan Nenas terbanyak.

Meskipun berlangsung sederhana, namun harapannya, Kotim tetap menjadi barometer ekonomi di Kalteng. Semakin sejahtera dan memberikan nilai positif bagi kemajuan Kalteng dan nasional.

“Di usia Kotim ke 63 tahun ini, semoga akan menjadi kabupaten percontohan bagi daerah lain khususnya di Kalimantan Tengah. Karena yang kita tahu, selama ini Kotim merupakan daerah termau di Kalteng. Harapannya, prestasi itu dapat dipertahankan dan meningkat lagi ke epannya,” harap Sarifudin, Kepala Desa Sasau Tumbuh  Kecamatan Kotabesi, Kamis (7/1/2016).

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo mengakui kemajuan Kotim dalam berbagai bidang. Sehingga tidak heran daerah yang berjuluk Bumi Habaring Hurung itu merupakan pusat perekonomian Kalteng.

“Karena itu harapan kita bersama Kotim semakin maju untuk bersaing dan semakin mandiri ke depan. Juga tidak hanya bermanfaat bagi Kalteng, tetapi secara nasional terutama menghadapi era globalisasi,” katanya.

Kotim memiliki sumber daya alam melimpah, jasa maritime, dengan berbagai aneka kuliner dan pariwisata yang terus tumbuh di daerah itu.

Diusianya yang ke 63 tahun ini, Pemkab Kotim telah mampu mewujudkan Kotim sebagai daerah yang mapan dan mandiri dengan berbagai sector unggulan yang dimiliki.

“Kalau kita lihat di Kotim, inikan pariwisatanya bisa terus ditingkatkan khususnya Pelabuhan Sungai, pengembangan taman Kota, membuat tata ruang kota dengan hutan kota yang baru saya tandatangani. Ini akan dapat berhasil mewujudkn eksistensinya sebagai otonomi yang mampu bersaing,” ucapnya. (FI/B-7)