BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Henry mendorong pemda supaya dapat meningkatkan pengawasan dan melakukan pengetatan terhadap distribusi barang baik itu hasil pertambangan, hutan, maupun perkebunan.
Henry mengatakan pengetatan dan peningkatan pengawasan sangat perlu dilakukan guna mencegah adanya distribusi barang hasil Sumber Daya Alam (SDA) Kalteng yang dilakukan secara ilegal. Sebab jika hal itu terjadi maka dapat menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi daerah.
"Kita tidak tahu bagaimana prosesnya. Mungkin saja ada banyak SDA Kalteng yang didistribusikan secara ilegal. Jangan sampai pengawasan kita menjadi lemah, sehingga SDA kita diambil, tapi tidak membawa manfaat bagi masyarakat maupun daerah," ujarnya, Senin, 20 Juni 2022.
Menurutnya apabila ditemukan adanya tindakan ilegal baik yang dilakukan perusahaan maupun perseorangan maka pemda harus menindak tegas hal tersebut guna memberikan efek jera agar perilaku yang sama tidak terulang kembali.
Dia meminta masyarakat atau pengusaha untuk tertib dalam mengurus segala perijinan agar aktivitas usaha yang dijalankan dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Di sisi lain dia menyarankan agar setiap barang sitaan dari hasil tangkapan ilegal, baik oleh kejaksaan maupun aparat kepolisian sebaiknya tidak dimusnahkan semua, terkhususnya terkait hasil sitaan jenis barang yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah ataupun masyarakat melalui proses lelang terbuka.
--page
"Barang sitaan yang masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan atau keperluan masyarakat, sebaiknya jangan dimusnahkan. Lelang saja agar bisa menjadi pemasukan daerah dan bermanfaat bagi masyarakat, contohnya seperti kayu dan barang bermanfaat lainnya," pungkasnya. (DONNY D/B-6)









