WARGA Kelurah­an Padang, Ke­camatan Suka­ma­­ra, Kabupa­ten Sukamara diresahkan dengan pe­nyakit aneh yang ba­nyak menyerang warga RT 01. Penyakit itu diawali deng­an ge­jala deman lalu berlanjut pada kelumpuhan.

Penyakit itu muncul saat me­masuki musim hujan. Se­lain menyerang orang dewa­sa, penyakit aneh tersebut ju­ga menjangkiti balita.

Salah seorang warga yang ter­serang penyakit itu ialah Ti­ka. Namun, ibu satu anak itu telah sembuh setelah ber­obat ke dokter.

Tika menuturkan, tidak ha­nya dirinya yang diserang penyakit itu, tetapi juga anak­nya yang baru berusia tujuh bu­lan serta tetangganya.

Saat menderita penyakit itu, Tika merasakan tubuhnya meriang disertai sa­kit di bagian kaki.

“Penyakit ini sudah banyak me­nyerang warga sekitar ru­mah saya. Penyakit ini selain me­nimbulkan demam juga mem­buat sendi-sendi terasa sa­kit sehingga membuat sulit ber­gerak,” ucapnya, Kamis (7/1/2016).

Selama ini, warga yang ter­serang penyakit itu hanya berobat ke dokter praktik yang ada di Kota Sukamara.

Berdasarkan penuturan dok­ter tempatnya berobat, pe­nyakit itu disebabkan gigit­an nyamuk yang membawa vi­rus tertentu.

“Kami selama ini berobat di tempat praktik pribadi.Se­­­te­lah diberi obat, beberapa ha­ri kemudian tubuh memba­ik, meskipun rasanya masih berat. Dokter yang di tempat sa­ya periksa mengatakan pe­yakit itu diakibatkan sera­ng­an nyamuk,” tutur Tika lagi.

Belum diketahui

Saat dimintai konfirmasi, Kabid Pe­layanan Kesehatan Di­nas Ke­sehatan Sukamara Amir Sa­piudin, menyebut bah­wa pihaknya telah mene­lu­suri penyakit tersebut.

“Kami sudah melakukan pe­nelusuran dari informasi yang diterima dan keterang­an tempat pengobatan kesehat­an bahwa pasien yang datang ber­obat kemungkinan diaki­bat­kan virus yang belum di­ketahui,” katanya.

Amir Sapiudin pun meng­im­bau masyarakat Sukamara mem­­budayakan hidup sehat de­ngan rutin membersihkan ling­kungan sekitar rumah. Ter­utama saat musim hujan se­perti sekarang ini.

Menurut dia, lingkungan ber­sih dapat menghambat pe­nyebaran berbagai macam pe­nyakit, tetutama yang dise­bab­kan nyamuk. “Masyarakat harus terus membiasakan pe­rilaku hidup sehat dengan membersihkan lingkungan. Itu merupakan langkah utama menghindari penyakit,” ujarnya. (B-3)