INFRASTRUKTUR di wilayah perdesaan dan luar kota Pangkalan Bun jadi prioritas utama pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun ini. Selain akses jalan, tahun ini pemerintah daerah juga akan membangun empat jembatan baru di sejumlah titik di beberapa kecamatan.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kobar, Juni Gultom mengatakan, tahun ini kegiatan pembangunan di Kobar lebih difokuskan pada penyediaan akses dan infrastruktur pembangunan. Baik infrastruktur penghubung antardesa, maupun akses jalan antarkecamatan. Termasuk 4 jembatan rangka besi baru. Jembatan-jembatan tersebut nantinya akan dibangun di Kecamatan Arut Utara dan Kumai. “Dua jembatan di wilayah Aruta, dan dua lainnya di Kumai,” kata Juni Gultom, Kamis (7/1).
Menurut Juni Gultom, dana yang dibutuhkan untuk membangun satu jembatan, mencapai sekitar Rp3 miliar atau sekitar Rp12 miliar untuk 4 jembatan itu. Sementara, dana anggaran yang disiapkan tahun ini hanya sekitar Rp4,2 miliar. Karena terbatasnya anggaran, maka diperkirakan hanya satu jembatan saja yang akan dikerjakan hingga akhir tahun ini.
“Sekarang sudah mulai lelang. Yang di daerah Kemanu Aruta, sampai terpasang. Yang lainnya dilakukan bertahap. Mudahan selesai dalam 3 tahap.”
Bangun dua rangka
Ia menjelaskan, dua rangka jembatan yang akan dibangun di Aruta nanti, merupakan rangka jembatan tipe C. Dua rangka jembatan itu berasal dari bantuan insentif yang diterima dari Kementerian PU. Jembatan-jembatan itu memiliki dimensi, panjang 30 meter dengan lebar sekitar 5 meter. “Sekarang rangkanya sudah ada di workshop.”
Berbeda dengan dua jembatan di Aruta. Rangka jembatan yang akan dipasang di Kumai, pengadaannya dilakukan menggunakan anggaran keuangan daerah. Jembatan-jembatan itu nantinya akan dibangun di daerah Sungai Kakap dan Sungai Nyirih, Kumai. “Pondasinya sudah kita buat tahun lalu. Yang di Sungai Kakap panjangnya 30 meter. Kalau yang di Sungai Nyirih itu 15 meter saja.”
Selain 4 jembatan itu. Tahun 2016 ini pemerintah daerah juga bakal melanjutkan penyiapan pondasi untuk pembangunan jembatan tipe A cable stayed di Sungai Arut. Jembatan cable stayed ini nantinya akan menggantikan fungsional jembatan tipe C yang saat ini masih terpasang. (RD/B-7)


