SEBUAH mobil Toyota Avanza menabrak tiang telepon dan terperosok ke parit di kawasan Stadion 29 November, Jalan Tjilik Riwut, Sampit, ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (8/1/2016). Tak tahunya, mobil berpelat nomor polisi Jakarta B 1250 TFN itu dikemudikan seorang kakek berusia 70 tahun yang sedang belajar menyetir.

Akibatnya, bagian depan mobil ringsek cukup parah. Diduga, sang kakek yang tidak sempat diketahui nama dan alamatnya itu panik.

''Saya sih menduga, maksudnya dia mau menginjak rem, malah menginjak pedal gas,” ujar Rudi Setiawan, saksi mata yang juga kepala Seksi Lalulintas Darat, Dinas Perhubungan dan Informasi (Dishubkominfo) Kotim.

Peristiwa itu, menurut Rudi, terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Mobil warna silver tersebut melaju dari arah utara menuju selatan kota Sampit.

Saat di persimpangan jalan, kakek mengemudi didampingi sang anak  bukannya mengurangi kecepatan dengan menginjak pedal rem. Justru, menambah kecepatan hingga akhirnya laju mobil tak terkendali dan mengarah ke luar batas jalan aspal.

Laju mobil terhenti setelah menabrak tiang telepon. Kerasnya benturan membuat tiang telepon miring dan bagian depan mobil ringsek parah.

“Mobil silver itu sempat liar-liar (berputar) di semak-semak dan langsung menabrak tiang listrik di pinggir parit,” kata Rudi.

Beruntung si kakek dan anaknya tidak mengalami luka fisik meski keduanya tidak menggunakan sabuk pengaman. Kecuali, hatinya sedih dan kecewa atas kecelakaan itu. (FI/B-1)