SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio berharap perangkat daerah ikut berperan aktif dalam upaya mewujudkan Bumi Gawi Barinjam sebagai Kabupaten Layak Anak atau KLA.

"Pertemuan evaluasi KLA ini adalah untuk memberikan pemahaman kembali pada kita semua tentang upaya melindungi, menghormati, dan memenuhi hak-hak anak,"  kata Windu Subagio pada pertemuan Advokasi Kebijakan KLA, Selasa, 21 Juni 2022.

Menurut dia, upaya mewujudkan kabupaten layak anak tidak hanya menjadi tugas dan fungsi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana saja, tetapi menjadi kerja semua pihak.

"Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas koordinasi di tingkat kabupaten, saya mengharapkan peran aktif perangkat daerah terkait agar terus meningkatkan koordinasi dalam rangka pengembangan kebijakan, dan program maupun inisiatif kegiatan yang mampu mendukung percepatan terwujudnya Kabupaten layak anak ini," pinta Windu.

"Sehingga apa yang kita harapkan bersama untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan dapat tercapai," tambahnya.

--page

Windu menambahkan, hak anak tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan hidup bagi seluruh bangsa dan negara. Sehingga anak harus mendapatkan kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik mental maupun sosialnya.

"Anak adalah investasi kita di masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban kita bersama untuk melindungi mereka dan menjadikannya yang lebih berkualitas, sehingga mereka akan menjadi modal pembangunan," tukas Windu Subagio. (NORHASANAH/B-5)