BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang mengatakan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan yang diikuti sebanyak 85 universitas dan perguruan tinggi di Indonesia pada tanggal 11 Juli 2022 nanti akan difokuskan pada pendalaman program food estate yang tersebar di lima kecamatan di wilayah Pulang Pisau.
"Lima kecamatan yang dijadikan lokasi KKN ini yaitu, Kecamatan Pandih Batu, Maliku, Kahayan Kuala, Jabiren Raya, dan Kahayan Hilir. Dan kita telah mempersiapkan semuanya," ucap Bupati Pulpis saat dibincangi rekan media belum lama ini.
Taty sapaan bupati Pulpis itu menjelaskan secara teknis para peserta kegiatan KKN Kebangsaan difokuskan pada sektor pertanian, peternakan, dan juga holtikultura yang berhubungan dengan program ketahanan pangan nasional di daerah-daerah food estate di Kabupaten Pulang Pisau.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam mendukung dan menambah pengetahuan para petani di Pulpis tentang perkembangan dunia pertanian yang dipelajari para peserta KKN dari Universitas masing -masing.
"Misal, hasil padi yang sebelumnya mencapai lima ton per hektar diharapkan bisa bertambah menjadi enam ton yang perlu dilakukan kajian oleh para peserta KKN Kebangsaan," katanya.
--page
Untuk bidang Holtikultura, lanjut Bupati Perempuan Pertama Pulpis itu, lokasi ditempatkan di dua wilayah kecamatan yakni Kecamatan Maliku dan Kecamatan Kahayan Hilir yang merupakan wilayah tersebut merupakan setral pengembangan tanaman holtikultura.
Sedangkan perikanan juga ditempatkan di Kecamatan Kahayan Hilir, tepatnya Desa Mentaren II yang telah dijadikan pemerintah setempat sebagai pengembangan ikan papuyu.
"Kami sudah membagi lokasi sesuai dengan bidangnya masing-masing," tambahnya.
Taty juga mengungkapkan untuk tempat tinggal para mahasiswa KKN Kebangsaan telah disediakan beserta fasilitasnya yang di sebar di 30 desa.
Untuk faktor keamanan melibatkan pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP dan pemerintah kecamatan masing-masing agar pelaksanaan KKN bisa berjalan dengan baik.
"Para peserta yang mengikuti KKN Kebangsaan ini bukan hanya dari bidang pertanian saja, melainkan dari beberapa disiplin ilmu, seperti bidang kesehatan, pertanian, peternakan dan pendidikan. Tentunya setiap bidang tersebut bisa menjalankan KKN sesuai tugas dan peran di masing-masing disiplin ilmu," ungkapnya.
Taty berharap, untuk peserta KKN Kebangsaan dari masing-masing bidang bisa memberikan hasil yang terbaik bagi kabupaten setempat. Baik dari segi pertanian, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.
"Kita berharap ini akan menghasilkan yang terbaik dalam pembangunan Kabupaten Pulang Pisau kearah yang lebih baik lagi," tutupnya. (ang)









