Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah, bukan terbakar melainkan sengaja dibakar.
Oleh karena itu ia meminta agar aparat penegak hukum terus menyelidiki pelaku pembakaran tersebut dan terus diusut hingga tuntas hingga terungkap dengan terang benderang motif dari pembakaran tersebut. Mulai dari pelaku hingga ke otak aksi anarkis tersebut.
“Kantor KPU Kalteng saya tegaskan tidak terbakar tetapi dibakar! Saat ini sedang dibentuk tim khusus dari Kepolisian/Mabes Polri untuk menyelidiki hal itu. Saya minta agar terus diusut sampai tuntas. Sampai kapanpun, sampai ditemukan pelakunya dan motif apa di balik itu semua,” tegas Tjahjo Kumolo, saat rapat kordinasi persiapan pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah susulan, di DPRD Kalteng, Jumat (8/1).
Dikatakan Tjajo yang merupakan politisi senior PDI Perjuangan RI ini, bahwa tim khusus terus menyelidiki dan meneliti ribuan percakapan di handphone guna mengungkap siapa pelaku atau otak dari semua kejadian tersebut.
“Siapapun yang melakukan pembakaran itu, adalah penghianat demokrasi yang sudah dibangun cukup baik selama ini termasuk di Kalteng. Oleh karenanya hal itu tidak bisa di biarkan, harus di usut sampai tuntas!” (art/*)








