Penjabat Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Hadi Prabowo memberikan apresiasi tinggi pada percepatan pembangunan di Kabupaten Kotim. Ia menilai pembangunan di Kotim sudah mengalami kemajuan dan merata berbagai bidang.

“Perkembangan pembangunan Kotim saya lihat terus meningkat dalam berbagai bidang seperti pendidikan, penuntasan wajib belajar sembilan tahun dan sekarang mulai wajib belajar 12 tahun,” kata Hadi saat menghadiri HUT Kabupaten Kotim ke-63 di Stadion 29 November Sampit, Kamis (7/1/2015).

Menurut Hadi, selain bidang pendidikan, Kotim juga dinilai sukses meningkatkan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah pelosok. Hal itu bisa dilihat dari penyediaan dokter di semua puskesmas. Selain itu, juga terjadi percepatan pembangunan infrastruktur dari ibukota kabupaten, kecamatan hingga ke pelosok-pelosok desa.

“Capaian pembangunan ini jangan sampai membuat kita puas diri, tapi harus semakin memacu kita untuk terus membangun Kotim dengan lebih giat lagi, seperti tema HUT Kotim ke-63 ini, yakni kerja keras, kerja nyata menuju Kotim hebat dan bermartabat,” cetus dia.

Ia menegaskan ada satu capaian pembangunan yang spesial di Kotim. Yakni, Kotim menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama yang terjaga dengan baik. Hal itu harus dijaga dan lebih ditingkatkan lagi.

Sehingga roda pmerintahan dan pembangunan bisa berjalan dengan baik.

“Kotim mampu menjadi daerah otonomi yang mandiri di era globalisasi ini, khususnya untuk menghadapi era pasar bebas ASEAN (MEA),” tegas dia.

Oleh karena itu, Hadi berharap Pemkab Kotim bisa menyiapkan SDM yang handal untuk menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) itu. Pasalnya, otonomi daerah merupakan peluang strategis bagi daerah untuk meningkatkan pembangunan. (FI/B-8)