NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau memastikan stok hewan kurban khususnya sapi masih aman. Bukan hanya aman dari segi jumlah, namun juga aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Secara umum stok tercukupi, namun kembali kepada kemampuan pembeli. Karena harga yang ada di pasaran juga ada sedikit kenaikan,” ungkap Sekda Lamandau, Muhammad Irwansyah, Rabu 22 Juni 2022.

Sementara hewan kurban yang dari luar memang ada masuk, namun tentu dengan persyaratan yang diwajibkan oleh pemerintah seperti surat keterangan asal usul dan bebas PMK serta dicek melalui balai karantina dari daerah asal dan daerah tujuan/waktu datang.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Lamandau, Tiryan Kuderon, juga mengakui jika stok sapi potong untuk Hari Raya Kurban tahun ini masih didatangkan dari luar, karena persediaan lokal masih sangat terbatas.

“Opsi pemenuhan kebutuhan sapi kurban dari luar yang bebas PMK dari Sulung Ranch ada sekitar 250 ekor dan juga pengadaan dari Bali sekitar 30 ekor,” bebernya.

--page

Sapi dari luar daerah wajib dilengkapi surat karantina dan surat pernyataan dari peternak asal/dinas asal ternak setempat berupa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Nanti tim kesehatan hewan dari kita juga akan melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa hewan kurban benar-benar sehat dan layak,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/B-11)