PEMERINTAH Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat evaluasi penyerapan anggaran 2015 dan rencana aksi pelaksanaan APBD 2016 di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda), Jumat (8/1/2016).
Rapat evaluasi dipimpin Wakil Bupati Gumas Rony Karlos dan dihadiri seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Menurut Wakil Bupati, penyerapan anggaran pada 2015 cukup baik. Hal itu menunjukan kinerja semua SKPD dalam memanfaatkan anggaran yang telah tersedia cukup maksimal. Sehingga kegiatan atau program pembangunan dapat dilaksanakan.
“Dari sisi global di Provinsi Kalimantan Tengah, kita di posisi ke lima dalam penyerapan anggaran,” ujar dia.
Namun, bila mengacu pada penyerapan anggaran, menurut Wakil Bupati, bukanlah hal yang membanggakan.
Untuk itu, pada rapat evaluasi tersebut, ia meminta semua SKPD bekerja lebih keras lagi demi mencapai target penyerapan anggaran. Sehingga semua program kerja yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik.
“Kita harapkan pada 2016 ini penyerapan anggaran dari semua SKPD ditingkatkan lagi. Dengan demikian program pembangunan dapat tercapai,” pesannya.
Di tempat yang sama, Kepala Bapeda Gumas Untung, menyampaikan bahwa target pendapatan pada APBD 2015 sebesar Rp837,332 miliar, namun hanya terealisasi Rp806,379 miliar atau 96,30%.
Komponen pendapatan terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) dengan target Rp32 miliar dan terealisasi Rp31 miliar atau 95,74%. Lalu dana perimbangan sebesar Rp691,841 miliar, mampu terealisasi Rp666 miliar atau 96,40%.
Kemudian, lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan Rp112,549 miliar dan mampu terealisasi Rp107,878 miliar atau 95,85%.
Untuk komponen belanja terdiri belanja tidak langsung dan belanja langsung. Untuk pagi belanja tidak langsung ditetapkan sebesar Rp426,559 miliar dan terealisasi Rp396,342 miliar.
Sementara itu, untuk belanja langsung dengan pagu Rp450,291 miliar mampu terelaisasi sebesar Rp408,259 miliar. Sedangkan untuk keuangan hanya terealisasi 90,67% dan fisik 95,75%. (B-3)


