BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara harapkan metode pembelajaran di Taman Pendidikan Alquran (TPA) dibawah naungan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (LPPTKA BKPRMI) dibuat menarik dan menantang bagi anak.
"Adanya TPA yang dikemas dengan metode menarik dan syarat dengan kegiatan-kegiatan menantang bagi anak-anak akan sangat membantu mengalihkan perhatian anak dari permainan HP," kata Wabup Sukamara, H Ahmadi pada Wisuda ke III Santri TPA LPPTKA BKPRMI Sukamara, Rabu, 22 Juni 2022.
Dia berharap agar anak tertarik untuk belajar agama, maka metode-metode pembelajaran yang ada pada TPA selalu dibuat menarik dalam suasana yang menyenangkan, sehingga mereka bisa lebih bersemangat dalam belajar.
"Jadi tidak menonton, sesuaikanlah dengan keinginan anak agar anak-anak kita tidak mudah jenuh dalam belajar ilmu agama," pesanya.
"Selain itu anak-anak yang berprestasi akan diberi penghargaan, yang belum berikan motivasi dan bimbingan secara terus-menerus," ucapnya.
--page
Wabup menambahkan, saat ini upaya BKPRMI dalam menumbuh kembangkan Taman Pendidikan Quran berbasis kurikulum telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, begitu pula dalam pembinaan Ustad Ustadzah atau guru ngaji.
"Termasuk pembinaan remaja masjid dan lembaga pendidikan lainnya telah mengalami kemajuan yang berarti," ujarnya. (NORHASANAH/B-6)









