BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya meluncurkan inovasi pelayanan terkait persampahan. Inovasi itu adalah "Kamis Menabung" (Kelola Sampah Menjadi Tabungan Digital).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan program ini untuk mendorong masyarakat memilah sampahnya serta menyetorkannya ke Bank sampah.
Melalui Kamis Menabung ini juga diharapkan masyarakat terbiasa dari rumah memilah sampah yang dapat dimanfaatkan kembali dan pengelolaan ini mampu mengurangi sampah yang harus masuk ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
"Jika sampah di TPS terkurangi maka akan meringankan penanganan sampah kita yang harus dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," katanya, Rabu 22 Juni 2022.
Pemerintah sedang berupaya mengoptimalkan peran Bank Sampah di tingkat sumber sampah, agar pengurangan sampah di sumbernya bisa maksimal. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk bisa memilah sampah mulai dari diri sendiri dan hasilnya bisa bernilai ekonomis.
--page
"Silakan datang setiap hari Kamis di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Jalan G Obos XI, Komplek Perkantoran mulai Pukul 09.00-12.00 WIB," ujarnya.
Adapun jenis sampah yang dapat dijual ke Bank Sampah Digital DLH antara lain Plastik Botol Minuman, Kaleng Sprite atau Coca-Cola atau Fanta Kardus, Kertas HVS dan Kertas Lain, Minyak Goreng Bekas atau Minyak Jelantah. (HENDRI/B-5)









