SAHMADIANTO, 22, pengendara motor Yamaha Vixion KH 2774 EP tewas seusai mengalami tabrakan di ruas Buntok-Palangka Raya, tepatnya di Desa Madara, Kabupaten Barito Selatan.
Tabrakan maut itu terjadi Kamis, (7/1/2016) 14.30 WIB di tikungan tajam. Saat itu korban membonceng Dedi Muhamad Jaini, 22.
Kala itu melaju kencang saat di tikungan dari arah Palangka Raya menuju Buntok. Dalam waktu bersamaan, mobil travel Avanza KH 1103 EN dari Buntok melaju kencang, sehingga tabrakan tidak bisa dihindari.
Akibatnya warga Desa Ruji, Kabupaten Barito Utara ini tewas ditempat, sedangkan Deddi hanya mengalami luka ringan.
Anto, 24, kakak sepupu korban, saat itu dia bersama korban hendak menuju Pendang dengan mengendarai dua motor.
Dia berangkat melewati jalan baru yang tembus menuju daerah Betapah, sebab jika lewat Buntok harus memutar terlalu jauh.
Dia menceritakan, sebelum kejadian, saat masuk tikungan tajam, posisi motornya ada di depan korban dengan kecepatan tidak terlalu kencang.
“Saya juga hampir tabrakan dengan mobil itu. Saya juga terjatuh gara-gara menghindar, namun naas motor adik sepupu saya yang bertrabarkan dengan mobil itu,” bebernya.
Seusai kecelakaan, dia mendatangi Sahmadianto yang sudah tergeletak di jalan dengan kondisi motor hancur.
Anto juga mencari Dedi yang diboncengi korban yang ikut terpelanting.
“Korban sudah tergeletak di aspal dengan luka di dagu dan motor mengalami rusak parah,” ucapnya.
Anto dibantu warga yang saat itu melintasi ruas Palangka Raya-Buntok langsung menghubungi polisi untuk meminta pertolongan.
Setelah itu korban dibawa ke Rumah Sakit Jaraga Sasameh Buntok.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Barsel Iptu Bimo Wira Baskara memastikan jika kecelakaan antara motor dengan mobil itu hanya menelan satu korban jiwa.
“Untuk mobil dan motor sudah kita amankan di mapolres guna penyelidikan lebih lanjut,” ucap Bimo. (B-6)


