KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sugiarto memberikan sambutan dalam acara sosialisasi bahaya narkoba di Aula Kecamatan Manuhing pada Kamis 23 Juni 2022.

"Harapan kami untuk generasi penerus bangsa, mari bersama-sama kita perangi dan melawan narkotika dengan tindakan nyata melakukan pencegahan narkotika dimulai dari lingkungan sekolah merupakan upaya yang efektif mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini," ujarnya, Kamis 23 Juni 2022.

Dijelaskan lebih lanjut, pada tahun 2019, angka penyalahgunaan narkotika setahun pemakai pada kelompok pelajar ada sebanyak 3,21 persen atau setara dengan 2.297.492 orang. Dengan kondisi salah satu sasaran peredaran gelap narkotika adalah pelajar, maka kondisi tersebut sudah sangat mengkhawatirkan.

Oleh karena itu, dibutuhkan gerakan yang masif serta kepedulian dari segala unsur masyarakat, sekolah, lingkungan sekitar dan keluarga agar narkoba tidak merusak generasi bangsa.

Sementara itu, ketua panitia sosialisasi bahaya narkoba Tety Yusnani menjelaskan, peserta sosialisasi hari ini ada 40 orang yang terdiri dari siswa/siswi dan guru pendamping Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Manuhing.

--page

"Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni untuk memberikan informasi secara langsung kepada pelajar tentang narkotika beserta bahayanya bagi kesehatan dan dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara," ujar Tety.

Tujuan selanjutnya yakni untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran penuh untuk membangun pola pikir, mental dan moral bagi pelajar agar membentengi diri untuk tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.

Dijelaskan lebih lanjut, sosialisasi bahaya narkoba ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih narkoba dan gerakan bersama melawan narkoba.

Dikatakan oleh Tety, kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk paparan oleh narasumber dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Drs. Sumirat Dwiyanto dan Duta Anti Narkotika Kabupaten Gunung Mas. Selain itu ada pula kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh peserta kepada narasumber. (RISKA YULYANA/B-5)