SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Fraksi Partai Golkar menanggapi laporan keuangan APBD Kotim tahun 2021 yang sudah disampaikan kepada DPRD Kotim awal pekan lalu. 

Fraksi Golkar mengaku sudah mencermati dan mempelajari sehingga mereka berpendapat, belum adanya ikhtiar yang bagus dari setiap SOPD yang ada untuk mengoptimalisasi capaian pembangunan.

Sekretaris Fraksi Golkar H Abdul Kadir mengatakan paling tidak ini tergambar dari rencana strategis yang perlu dioptimalkan lagi, mulai dari basis data, pemetaan masalah, penyusunan program hingga eksekusi. 

Ia menegaskan masih ditemukannya program pembangunan yang tidak tepat sasaran dan mengeyampingkan aspirasi warga. 

"Ini bentuk kegagalan perencanaan sehingga belum menggambarkan asas efektif, efisien, manfaat dan tepat sasaran dalam penyusunan program," ucapnya, Jumat,  24 Juni 2022.

--page

Di samping itu juga pengawasan atas pelaksanaan setiap proyek pemerintah dengan kualitas pengerjaan yang kurang baik dan terkesan asal jadi. Ini harus menjadi perhatian pemerintah kedepan.

Sebelumnya, Bupati Kotawaringin Timur H.  Halikinnor mengajukan Rancangan Peraturan Daerah  Laporan keuangan  APBD Tahun 2021 ke DPRD Kotim.  Raperda  ini merupakan kewajiban yang harus disampaikan kepala daerah seiring 6 bulan pasca berakhirnya tahun anggaran tersebut. 

Dalam raperda ini memuat capaian dan realisasi pelaksanaan APBD Tahun 2021 silam. Hal ini menjadi koreksi dan perbaikan dari legislatif nantinya yang akan dibahas dalam raperda pelaksanaan laporan keuangan APBD 2021. (NACO/B-5)