BORNEONEWS, Sampit - Udara Kota Sampit, Kotawaringin Timur dan sekitar terasa lebih dingin dari biasanya, Sabtu pagi, 25 Juni 2022. Udara juga diselimuti kabut embun.
"Sejak subuh embun sudah turun sehingga membuat udara lebih dingin," kata Ibas, warga Sampit.
Kondisi ini bertahan hingga pukul 08.00. Kabut embun perlahan menipis hingga akhirnya berganti cerah seiring dengan teriknya mentari.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit menyebutkan, saat pukul 06.00 jarak pandang akibat embun 300 meter.
"Cuaca berkabut, dengan suhu udara 24, 2 derajat Celsius. Dengan kecepatan angin 0 kilometer per jam," jelas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, Musuhanaya.
Kemudian pada pukul 07.00, jarak pandang membaik yakni 600 meter. Dengan suhu udara 24,4 derajat Celsius. Serta arah angin dari Utara dengan kecepatan angin kilometer per jam.
--page
Pukul 08.00 jarak pandang kembali membaik yakni menjadi 5 kilometer. Dengan suhu udara 24, 8 derajat Celsius. Arah angin dari Tenggara dengan kecepatan 4 per jam. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









