PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dinilai sebagai salah satu penyakit akibat infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap atau belah.

Namun penyakit tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan manusia, bahkan daging dan susu dari ternak tetap aman untuk dikonsumsi.

“PMK bukan penyakit zoonosis, daging dan susu tetap aman untuk dikonsumsi,” kata Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko membacakan sambutan Wagub Kalteng saat kegiatan vaksinasi ternak seperti dikutip dari laman resmi Setda Kalteng.

Dia menyampaikan salah satu faktor risiko penyebaran masif Penyakit Mulut dan Kuku adalah melalui lalu lintas hewan ternak yang masuk dari wilayah tertular PMK ke wilayah bebas.

Hanya dalam beberapa bulan penyakit tersebut sudah menyebar ke berbagai daerah. Berawal dari momen Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah, wabah PMK pada ternak sapi yang kali pertama dilaporkan terjadi di Gresik, Jawa Timur dan Aceh Tamiang, Aceh.

--page

Kemudian wabah ini pun menyebar cepat sampai sekarang sudah ditemukan di 19 provinsi di Indonesia, termasuk salah satunya Kalteng. (HERMAWAN DP/B-6)