PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko mengingatkan perlunya langkah strategis pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Diperlukan langkah strategis dan tindakan kewaspadaan masuknya hewan kurban dari wilayah tertular dan menjaga wilayah bebas tetap bebas dari PMK,” kata Yuas membacakan sambutan Wagub Kalteng saat kegiatan vaksinasi ternak seperti dikutip dari laman resmi Setda Kalteng.

Apalagi dengan kondisi menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, permintaan pemasukan hewan kurban dari luar Kalimantan Tengah sangat tinggi.

Strategi utama untuk menangani penyebaran PMK adalah dengan penerapan biosekuriti kandang, pengetatan lalu lintas hewan ternak, dan pengebalan hewan ternak melalui vaksinasi.

Beberapa wilayah di Kalteng telah terdeteksi penyakit PMK pada hewan ternak. Mulai dari Kabupaten Kotawaringin Barat sebanyak 208 hewan.

--page

Kemudian Kabupaten Kotawaringin Timur 46 hewan, Kabupaten Sukamara 25 hewan, Kabupaten Pulang Pisau 5 hewan dan Kota Palangka Raya 48 hewan. (HERMAWAN DP/B-6)