KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan megara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas memberikan pelatihan krpada personelnya memiliki kemampuan tanggap bencana guna mengantisipasi berbagai situasi kedaruratan yang bisa mengancam keselamatan mereka maupun warga binaan.

Situasi kedaruratan bencana, diantaranya seperti penanggulangan kebakaran pun sudah disimulasikan dengan melibatkan semua unsur petugas, keamanan internal, dan juga warga binaan.

Kegiatan dimulai dengan tutorial penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) oleh personel keamanan internal, dilanjutkan simulasi evakuasi jika terjadi bencana alam yang mengharuskan mengeluarkan warga binaan keluar Rutan.  Pelaksanaan simulasi dilakukan oleh semua regu pengamanan secara bergantian.

Kepala Rutan Kuala Kapuas Toni Aji Priyanto. menjelaskan tujuan kegiatan memastikan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi ancaman bencana, sebab keselamatan jiwa warga binaan menjadi prioritas utama dalam keadaan darurat.

"Simulasi ini kami lakukan secara detail sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga kami semua mengetahui apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana, baik itu gempa bumi, maupun kebakaran," kata Toni, Sabtu 25 Juni 2022.

Dia mengharapkan dengan telah diberikannya pelatihan dan simulasi tersebut, masing masing personel harus tahu siapa berbuat apa, ketika sewaktu-waktu diperlukan.

--page

"Kami juga meminta semua petugas memperhatikan waktu serta memperhitungkan proses evakuasi," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)