PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Agar buah sawit yang dihasilkan petani bisa diterima perusahaan, lantaran sudah memenuhi stamdar RSPO, untuk itulah PT. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk - Citra Borneo Indah (CBI) Group melakukan pendampingan pada para petani yang menjadi anggota Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri (APKSM) di 5 desa di Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Head Sustainibility PT. SSMS, Tbk Hengky Satrio disela kegiatan pembagian insentif anggota APKSM dan penjualan serifikat secara kredit RSPO 2021 yang digelar di Balai Desa Sungai Rangit Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Sabtu 25 Juni 2022 menjelaskan maksud dan tujuan pendampingan petani dilakukan oleh perusahaannya.

"Karena PT. SSMS, Tbk merupakan membership dari RSPO dan tentunya dalam menerima buah dari petani harus bisa memastikan dan menjamin tingkat ketelusuran buah yang harus sesuai standar RSPO," jelasnya.

Standar tersebut menurut Hengky Satrio berlaku bagi buah yang ditanam perusahaan maupun oleh para petani sekitar yang menjual buahnya ke perusahaan.

"Pendampingan ini dilakukan perusahaan agar petani bisa tersertifikasi RSPO. Sehingga petani dapat menerapkan sawit betkelanjutan, jadi petani bisa menjual buahnya ke perusahaan karena sudah mendapatkan sertifikasi RSPO," jelasnya.

Kemudian manfaat yang bisa dirasakan masyarakat selain bisa menjual buah ke perusahaan, lantaran sudah memenuhi standar, masyarakat mereka bisa mendapatkan klaim dari penjualan kredit sertifikasi RSPO.

--page

"Bahkan pasca dibentuk tahun 2019, untuk pembagian hasil penjualan kredit sertifikasi RSPO 2021 yang diserahkan hari ini, total nilai insentif tersebut sebesar Rp 1.500.000.000. Menurut saya ini satu-satunya asosiasi yang mendapatkan angka yang cukup fantastis dalam pencapaian dari sebuah asosiasi selama 3 tahun ini," jelasnya.

Dengan pendampingan dari PT. SSMS, Tbk pihaknya berharap agar ke depan yeild atau hasil produksi para petani juga bisa meningkat.

"Karena dengan meningkatnya produksi berdampak pada meningkatnya nilai insentif penjualan kredit RSPO," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)