NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kabupaten Lamandau terpilih menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Wakaf Indonesia (BWI) se-Kalimantan Tengah (kalteng) yang digelar mulai Sabtu, 25 Juni 2022 hingga 26 Juni 2022.

Kegiatan yang digelar di aula Bappeda dan Litbang Kabupaten Lamandau itu dibuka Bupati Lamandau Hendra Lesmana didampingi Wabup Riko Porwanto.

Dalam sambutannya, Bupati Hendra menyampaikan, wakaf termasuk hal penting yang harus diketahui masyarakat karena dapat mendorong peningkatan kesejahteraan, kemandirian serta martabat umat.

“Aset wakaf tidak boleh diam, harus benar-benar produktif. Sebab setiap wakaf memiliki potensi keuangan dan kesejahteraan yang besar untuk bisa dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat luas,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Hendra menambahkan, Pemkab Lamandau melihat potensi besar yang dapat dimanfaatkan guna memberikan sumbangsih kepada Indonesia, khususnya umat Islam dalam menciptakan kesejahteraan dan kemandirian pada perekonomian.

--page

“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh BWI dan  Kemenag Lamandau, diantaranya terkait validasi data aset wakaf, sertifikasi tanah wakaf, pemanfaatan aset wakaf untuk kegiatan ekonomi produktif serta terkait kapasitas dan rasa tanggungjawab para Nazhir atau pihak  penerima harta benda wakaf dari Wakif,” bebernya.

Hendra Lesmana menyebut, berdasarkan hasil pendataan tanah dan benda wakaf di 3 (tiga) Kecamatan yakni Bulik, Sematu Jaya dan Menthobi Raya, total Wakaf sebanyak 198 objek yang terdiri dari masjid, mushola, sekolah/madrasah, makam, yayasan, majelis taklim, rumah penjaga masjid, tanah, serta lapangan sepakbola.

“Pemkab Lamandau memberikan apresiasi kepada BWI dan mendorong agar proses legalitas tanah wakaf dan kebun wakaf segera disertifikatkan dan akta ikrar wakaf kan, serta membantu proses legalitasnya, agar dikemudian hari tidak terjadi permasalahan agraria berkaitan dengan perwakafan,” ujarnya.

Bupati Hendra berharap, dengan diselenggarakan Rakorda BWI se Kalteng di Kabupaten Lamandau dapat menambah kekayaan informasi terhadap organisasi maupun Nazhir dalam menjalankan program pengelolaan aset wakaf di daerah.

“Selamat dan sukses pelaksanaan Rakorda BWI tingkat provinsi Kalteng, semoga kegiatan ini dapat memberi semangat dan motivasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/B-5)