NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau konsisten melakukan pengendalian jumlah penduduk. Hal ini sangat penting dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lamandau terjun langsung ke desa dan kelurahan untuk memberikan pelayanan KB secara gratis.

"Terakhir kami melaksanakan KB gratis di Desa Sungkup, Kacamatan Bulik Timur," ungkap Kepala DP3AP2KB, Friaraiyatini saat dihubungi pada Minggu, 26 Juni 2022.

Dia menyampaikan, program layanan KB yang diberikan secara cuma-cuma itu menyasar sejumlah desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Lamandau. Tujuannya untuk mempermudah masyarakat menjangkau layanan KB.

Terkait jenis KB yang dipasang, Friaraiyatini menegaskan, terdapat dua jenis KB, pertama jenis metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) IUD dan kedua adalah implan. 

--page

Mekanismenya, setiap ibu-ibu yang ingin memasang KB terlebih dahulu diberikan pemahaman agar kedepannya kondisi yang bersangkutan tetap sehat, pola konsultasi lebih diutamakan dalam program pelayanan KB gratis tersebut.

"Sebelum memberikan pelayanan kami tanyakan dulu jenis KB yang dipilih. Kemudian kami berikan informasi terkait efek samping yang terjadi dan jangka waktu penggunaan sehingga mereka benar-benar siap atas alat kontrasepsi yang dipilih," pungkasnya. (HENDI NURFALAH/B-5)