PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Universitas Sumatera Utara, Profesor Rahmawaty membeberkan beberapa keunggulan dari pupuk cair organik kepada Kelompok Tani Pondok Miri Asri, Desa Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang.

Prof Rahmawaty merupakan satu dari tiga profesor yang terlibat dalam Program Profesor Mengabdi. Dua profesor lainnya ialah Prof Dr Ir Abdul Rauf dan Prof Ir T Sabrina yang juga dari Universitas Sumatera Utara.

"Produk pupuk cair organik, merupakan produk hasil pengolahan sampah organik yang dapat dimanfaatkan," kata Prof Rahmawaty kepada Borneonews melalui rilisnya pada Minggu, 26 Juni 2022.

Pupuk cair, lanjut Ketua Program Studi S2 dan S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan ini, digunakan sebagai pupuk untuk tumbuhan obat.

"Pupuk cair organik, saat ini banyak diminati oleh masyarakat karena murah dan ramah lingkungan dan dipasarkan," bebernya lagi.

--page

Prof Rahmawaty menjelaskan bahwa melalui program Profesor Mengabdi ini dirinya dan kedua rekannya turut menjalankan program sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs khususnya pada Nomor 15.

"SDGs nomor 15 yaitu melindungi, merestorasi dan meningkatkan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem daratan, mengelola hutan secara lestari, menghentikan penggurunan, memulihkan degradasi lahan, serta menghentikan kehilangan keanekaragaman hayati," katanya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-5)