KEMAH Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif (ELY) Kabupaten Murung Raya (Mura) yang digelar di kawasan wisata Air Terjun Tosah, Desa Muara Jaan, Kecamatan Murung  selama dua hari (9-10 Januari) berjalan sukses.

Bupati Mura, Perdie M Yoseph mengatakan kegiatan kemah tersebut awalnya direncanakan pada Desember 2015 lalu, tetapi diundur pelaksanaannya hingga Januari 2016.

Perdie menjelaskan, dipilihnya lokasi Air Terjun Tosah dikarenakan beberapa pertimbangan, seperti jarak yang tidak terlalu jauh dari Kota Puruk Cahu, yakni hanya berjarak 25 kilometer.

“Seperti kita lihat juga pemandangan air terjunnya memberikan kesan keindahan, kesegaran serta ditambah panorama alam sekitarnya masih terpelihara,” kata Perdie.

Selain itu, pelaksanaan kemah di lokasi wisata itu sekaligus untuk mempromosikan dan meyakinkan banyak pihak, bahwa wisata alam di Mura memiliki potensi ekonomi maupun sosial.

Ke depan, diharapkan melalui kegitan tersebut bisa menambah pengetahuan semua peserta, rasa memiliki dan bertanggungjawab serta sekligus sebagai ajang melakukan promosi .

“Artinya kita bisa mempromosikan objek wisata alam ini, sekaligus wisata budaya yang sangat menjanjikan di Murung Raya karena memang belum tergarap secara optimal. Mulai tahun 2016 ini akan lebih diperhatikan,” jelasnya.

Disampaikan Perdie, secara regulasi tempat wisata akan lebih diatur supaya memenuhi syarat, seperti membangun fasilitas tempat ganti pakaian, toilet, tempat parkir umum, akses jalan dan pintu masuk.(SU/B-11)