BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan bahwa hingga saat ini Kalteng masih terkendali dan belum ditemukan kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.
"Kami tidak mendeteksi varian tersebut ada di Kalteng. Apapun bentuk varian covid-19 yang penularan melalui pernapasan, sebetulnya dapat ditangkal dengan penggunaan protokol kesehatan yang ketat," katanya, Senin 27 Juni 2022.
Saat ini penerapan prokes oleh masyarakat semakin longgar. Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat mau menerapkan protokol kesehatan sebagai kebiasaan sehari-hari agar terhindar dari virus covid-19 apapun jenisnya.
Berdasarkan data sebaran Pasien Covid-19 di Kalteng hingga 26 Juni, tercatat sebanyak 27 kasus aktif Covid-19 yang terdiri dari 6 orang dirawat di rumah sakit dan 21 orang menjalani isolasi mandiri.
Subvarian ini diyakini sangat efektif untuk menginfeksi ulang orang dengan infeksi sebelumnya dari BA.1 atau garis keturunan lainnya. Bahkan sejumlah kasus terjadi pada orang yang telah divaksinasi.
--page
Munculnya subvarian BA.4 dan BA.5 menunjukkan bahwa corona belum hilang dari bumi. Di tengah kelonggaran protokol kesehatan, maka bisa saja sewaktu-waktu virus ini menyerang. (HENDRI/B-6)









