PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin membuka secara resmi Rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalteng.

Nuryakin mengingatkan tingginya angka Inflasi Kalteng year on year (yoy) pada bulan Mei 2022 yang menyentuh angka 5,74 persen.

"Berdasarkan rilis BPS Kalimantan Tengah, inflasi pada Mei 2022 tercatat 5,74 persen (year on year), dan telah berada di atas sasaran inflasi nasional 3±1 persen," sebut Nuryakin saat membacakan sambutan gubernur seperti dikutip dari MMC Kalteng, Senin 27 Juni 2022.

Disampaikan sumbangsih inflasi sepanjang 2022 utamanya berasal dari komoditas yang diatur pemerintah seperti bahan bakar rumah tangga, bensin dan angkutan udara sebagai dampak meningkatnya harga energi dunia.

Nuryakin menyampaikan rapat TPID digelar untuk merespon perkembangan inflasi global yang terjadi di tengah pemulihan ekonomi domestik yang masih berlangsung.

--page

Selain itu adanya isu domestik seperti meningkatnya mobilitas, timbulnya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan kenaikan beberapa harga pangan utamanya menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1443H/2022M. (HERMAWAN DP/B-6)