BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Nuryakin meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menekan angka inflasi.
“TPID dan seluruh komponen dan tentunya harus melakukan berbagai langkah sinergis, responsif dan tepat sasaran,” sebut Nuryakin saat membacakan sambutan tertulis gubernur seperti dikutip dari MMC Kalteng, Senin 27 Juni 2022.
Nuryakin menekankan pentingnya untuk menyikapi potensi inflasi di Kalteng, khususnya bahan pokok termasuk didalamnya keamanan stok.
Dia meminta TPID melakukan berbagai upaya bekerja sama dengan badan logistik serta melaksanakan berbagai operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga.
Nuryakin juga menyinggung potensi kenaikan harga di tengah kebijakan karantina akibat adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang pada umumnya menyerang ternak.
--page
Berdasarkan rilis BPS Kalteng, inflasi pada Mei 2022 tercatat 5,74 persen (year on year), angka tersebut berada di atas sasaran inflasi nasional 3±1 persen.(HERMAWAN DP/B-6)









