BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 30 siswa dan siswi SMAN 2 Palangka Raya melaksanakan kegiatan kokurikuler ke industri pengolahan air minum dalam kemasan di Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimatan Selatan.
Dalam melihat proses penolahan air mineral yang diproduksi oleh PT Bandangantirta Agung ini mereka juga didampingi tiga guru yakni Hj. Nunung H. S.Pd., MM, Erni Handayani, SE, dan Rahmawati.
Saat proses belajar dalam rangka penguatan dan pendalaman kegiatan intrakurikuler di pabrik pengolah air minum mereka Prof ini mereka disambut oleh Presiden Director PT Bandangantirta Agung, Ir Chendrawan Sugianto.
Di sini para siswa siswi SMAN 2 Palangka Raya diperkenankan melihat langsung proses pengolahan air dalam kemasan. Para siswa dan siswi sangat excited saat melihat langsung proses produksi air mineral menggunakan mesin robotik.
Mengutif penjelasan Ir. Chendrawan Sugianto, Hj Nunung menjelaskan sampai saat ini di wilayah Indonesia bagian timur hanya PT Bandangantirta Agung satu satunya industri pengolahan air minum dalam kemasan yang menggunakan mesin robotic.
--page

Nunung mengatakan kegiatan kokurikuler yang merupakan program dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah ini sangat didukung oleh Kepala SMAN 2 Palangka Raya, M.Mirazulhaidi, M.Pd.
"Kegiatan ini bertujuan untuk penguatan, pendalaman, atau pengayaan kegiatan intrakurikuler yang sudah dilaksanakan di SMAN 2 Palangka Raya," sebutnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah H.A. Saifudi, S.Pd. M.S.M berharap kegiatan kokurikuler bisa menjadi implementasi profil pelajar Pancasila dan menumbuhkan jiwa wirausaha pada peserta didik khususnya di SMA.
Dalam kegiatan ini SMAN 2 Palangka Raya meyerahkan cendramata SMADATIZER yang merupakan salah satu hasil produksi ekskul kewirausahaan anak didik.

(ROKIM/B-6)









