PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kalteng sudah 70 persen.

“Terkait vaksin (PMK) yang sudah masuk melewati kita 1890 dosis. Clear masuk aplikasi sudah update yang dari (total) 2700 dosis sampai hari ini,” sebut Kepala Dinas TPHP Kalteng, Riza Rahmadi saat konferensi pers di ruang Bajakah, Rabu 29 Juni 2022.

Riza mengaku optimistis target 2700 dosis vaksin PMK dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditetapkan yakni maksimal sampai 2 Juli 2022.

Kalteng dinilai cukup mumpuni untuk menuntaskan vaksinasi, mulai dari segi sumber daya manusia (SDM), sampai ke peralatan yang dibutuhkan.

“SDM, peralatan semuanya cukup memadai, dengan 2700 dosis sanggup kita selesaikan untuk Kalteng,” ungkapnya.

--page

Diakuinya memang memerlukan waktu untuk vaksinasi ternak. Seperti halnya wilayah Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan Sukamara.

Sapi di wilayah tersebut banyak terintegrasi dengan perkebunan sawit melalui sistem lepas liar sehingga harus menunggu dikumpulkan ke kandang sebelum akhirnya mendapat vaksin PMK. (HERMAWAN DP/B-11)