KEBERHASILAN Bar­ce­lona dan Real Ma­drid menuai keme­na­ngan kembali me­ngibarkan bendera adu ta­jam armada serang kedua tim. Atensi tertuju pada trio de­lantero atau penyerang duo rak­sasa La Liga tersebut.

Di kubu Barca, tridente Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez kembali beraksi men­­jadi pioner kemenangan atas Granada. Empat gol ke­menangan lahir dari kaki Mes­si (8’, 14’, 58’) dan Neymar (83’).

Sedangkan Madrid me­ne­kuk De­por­tivo La Coruna di San­tiago Berna­beu, Minggu (10/1/2016), mela­lui trigol Gareth Bale (22’, 49’, 63’) dan duo gol Karim Benzema pada menit ke-15 dan 91’.

Aksi trio yang biasa disingkat MSN dan BBC tersebut se­perti pengulangan musim la­lu, yang saling beradu tajam di liga lokal. Hasil aksi mereka di jornada weekend, memberi catatan istimewa. Tri­sula maut tersebut sudah me­nunjukkan tanda-tanda per­saingan dalam urusan men­jebol jala lawan sampai akhir musim.

Seperti dirilis Marca, saat ini trio MSN milik Barcelo­na sudah mengoleksi 39 gol de­ngan rincian Lionel Messi me­nuai 9 gol, serta masing-ma­sing 15 gol dari sumbangsih Ney­mar dan Luis Suarez.

Sedangkan di kubu Madrid, trio BBC mengum­pul­kan 40 gol. Selisih satu gol dari trio MSN. Gol itu di­peroleh ber­kat aksi Gareth Ba­le (12 gol), serta masing-ma­sing 14 gol dari Karim Ben­zema dan Cristiano Ronal­do.

Semua koleksi di level La Li­ga itu sekaligus memberi gam­baran lengkapnya asal arah gol Barca dan Madrid.

Mes­si misalnya, me­nu­ai 1 gol dari penalti, 1 da­ri ten­da­ng­an bebas, 8 dari kaki ki­­ri, dan 1 dari sepakan kaki ka­nan. Semua itu ditambah de­­ngan koleksi 4 assist, plus to­tal 66 tembakan.

Asal gol Luis Suarez dominan dari kaki kanan dengan raih­an 11 gol, sundulan (2 gol), penalti (1 gol) dan kaki ki­ri (2 gol). Sedangkan kontri­busi assist ada di angka 4, plus 63 tembakan.

Satu personel trio Barca, Ney­mar menghasilkan 3 gol da­ri penalti, tendangan be­bas (1), gol kaki kiri (7) dan gol kaki kanan (8). Striker asal Brasil itu mengolek­si 7 assist dengan kiriman 70 ten­da­ngan ke gawang lawan.

Di kubu Real Madrid, 14 gol Ronaldo berasal dari usaha 95 tembakan. Hasilnya, pria ber­kebangsaan Portugal itu me­lesakkan dua gol via sun­dul­an, kaki kanan (10) dan kaki kiri (2).

Benzema lain lagi, karena ia menuai 14 gol dari sundulan (3), kaki kanan (8), dan kaki kiri (3). Bale mengoleksi 12 gol, dan berasal dari 42 usaha tembakan. Ia melesakkan 6 gol dari sundulan, kaki ka­nan (1) dan kaki kiri (5). (Bola.com/B-3)