PENYEBAB hilangnya Rica Tri Handayani, dokter asal Lampung, selama dua pekan terakhir masih jadi tanda tanya. Sejak menghilang dari tempat tinggalnya di Yogyakarta 30 Desember lalu, Rica dikabarkan bergabung dengan ISIS.
Terakhir, menyertai kabar penjemputan dirinya, Rica disebut bergabung dengan Ormas Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara), yang kini berganti nama menjadi Negara Karunia Tuhan, Semesta Alam dan beraktivitas di Mempawah Kalimantan Barat (Kalbar).
Namun, Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menjemput Rica di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (11/1/2016). Selain Rica, polisi juga membawa Eko Purnomo dan Veni Orinanda. Nama mereka juga ada pada manifest pewasat Trigana Air Service yang menerbangkan mereka ke Semarang, dari Pangkalan Bun siang tadi.
Namun, AKBP Ganda Sargih, yang memimpin penjemputan masih enggan memberikan komentar. "Silakan dikonfirmasi ke Polres Kobar," kata Ganda pada Borneonews.
Polda DIY baru akan menggelar konferensi pers pada Senin (11/1/2016) sore. (B-10)








