PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Memasuki awal 2022, kinerja kuartal pertama perseroan sangat menggembirakan.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid atau sangat baik. Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen dalam menjaga Keberlanjutan operasional bisnis Perusahaan.

Yang paling membanggakan, dalam tiga bulan pertama 2022 Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp996,62 miliar.

"Pada triwulan pertama tercatat SSMS mampu mendulang laba bersih sebesar Rp996 miliar naik 466% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp176 miliar, hal tersebut karena didukung oleh harga minyak sawit global yang berada dilevel atas dan peningkatan volume penjualan," kata CFO SSMS, Jap Hartono dalam rilisnya kepada Borneonews, Jumat, 1 Juli 2022.

Total penjualan SSMS naik 100% menjadi Rp2,1 triliun dari Rp1,08 triliun pada tahun lalu.

"Kenaikan penjualan ini antara lain ditopang oleh penjualan CPO yang naik 91 persen dari senilai Rp980 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp1,8 triliun di 2022," tuturnya.

Dari sisi volume penjualan CPO juga naik 16 persen, menjadi 126.810 MT tahun ini dari 108,701 MT di tahun sebelumnya. 

Penjualan inti kelapa sawit (PK) tercatat sebesar Rp160,7 miliar dari hanya Rp44 miliar, dan penjualan minyak inti sawit (PKO) senilai Rp86 miliar dari tahun lalu senilai Rp64 miliar.

--page

"Sementara dari laba usaha juga terjadi peningkatan sebesar 260 persen, dari tercatat senilai Rp361 miliar menjadi Rp1,3 triliun. Total Aset perusahaan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini naik 6 persen menjadi Rp14,6 triliun dari Rp13,8 triliun dari tahun 2021," jelasnya.

Sedangkan pada ekuitas Perseroan juga tercatat meningkat menjadi Rp7,1 triliun dari Rp6,1 triliun di 2021. (TESTI PRISCILLA/B-6)